RSS

Budidaya Padi Gogo

07 Sep

      Padi Gogo merupakan budidaya padi pada lahan kering tanpa genangan. Padi gogo menyumbang 5% beras nasional. Akan tetapi, padi gogo memiliki beberapa masalah dibanding gogo rancah, yaitu stress air, kesuburan tanah rendah. Stress air mengakibatkan fase berbungan lambat, jumlah anakan produktif rndah, bobot bahan kering rendah, indeks panen rendah.  Varietas gogo ideal adalah batang pendek, tegak, tahan rebah, anakan sedang, hasil tinggi.

Benih
· Varietas Cirata
· Penggunaan benih 40-50 kg/ha.
Pengolahan tanah
· Pada tanah datar dengan 2 kali cangkul, sedangkan pada tanah kemiringan >15 derajat diolah secara TOT menggunakan herbisida Glyphosat 3-4 lt/ha.
Penanaman
· Secara tugal, jarak tanam 40 x 10 cm, 5-7 benih per lubang.
Pemupukan (per hektar) 
· 75-100 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCl.
· Urea diberikan 2 kali, yaitu saat tanam, dan umur 30-40 hari setelah
tanam.
· SP36 dan KCl diberikan seluruhnya saat tanam

Pengapuran

· Dilakukan pada lahan dengan pH <5, sebanyak 250 kg/ha secara larikan.
· Pupuk kandang 0,5-1,0 ton/ha, disebar dan diaduk rata dengan tanah saat
pengolahan tanah terakhir.

Pengendalian hama dan penyakit
· Hama lalat bibit dengan tanam lebih awal MH, pestisida Fibromil 500 ml/ha untuk seed treatment, Karbofuran 15 kg/ha.
· Pengisap bulir dengan insektisida BPMC/Sipermetrin bila populasi >1 ekor/rumpun.
· Penyakit blast dengan tanam lebih awal MH, varietas tahan, seed treatment (beam 8 g/kg benih), dan penyemprotan fungisida Kasumin, Benlate atau Fujiwan 2 cc/lt (saat bunting dan awal berbunga untuk blast leher).

Pengendalian gulma
· Dengan penyiangan dan herbisida, dilakukan 3 kali pada 3, 5 dan 7 minggu setelah tanam
· Kombinasi penyiangan dan herbisida dianjurkan penyiangan 1 kali diikuti pemberian herbisida 2,5 l DMA-6/ha pada umur 3 minggu dan aplikasi herbisida pada umur 5 dan 7 minggu setelah tanam.
Panen
· Dilakukan apabila 85 % padi telah menguning.
Pasca panen
· Segera setelah panen di jemur hingga kadar air 15 %, dan simpan pada tempat beraerasi baik

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 7, 2013 in Ilmu Tanaman Pangan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: