RSS

Penyerbukan Tanaman

28 Sep

Penyerbukan, atau polinasi adalah jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik. Pada sebagian besar bunga, peristiwa ini berarti jatuhnya butir serbuk sari pada bagian kepala putik. Penyerbukan merupakan bagian penting dalam keberhasilan dari proses reproduksi buah dan biji. Penyerbukan yang sukses akan diikuti segera dengan tumbuhnya buluh serbuk yang memasuki saluran putik menuju bakal biji. Di bakal biji terjadi peristiwa penting berikutnya, yaitu proses pembuahan.

Proses penyerbukan ada dua macam yaitu, menyerbuk sendiri(selfing) dan menyerbuk silang(crossing). Selfing pollination atau menyerbuk sendiri adalah proses penyerbukan dimana pollen berasal dari bunga yang sama atau bunga yang beda pada tanaman yang sama, biasanya terjadi ketika bunga belum mekar. Sedangkan penyerbukan silang atau crossing pollination adalah penyerbukan dimana pollen berasal dari bunga yang berbeda tanaman yang berbeda, biasanya terjadi pada bunga yang mekar.(Idjah,1982). Pada umunya penyerbukan silang terjadi akibat adanya bantuan dari angin dan serangga yang dengan tidak sengaja membantu proses penyerbukan pada bunga. Hal ini, disebut dengan penyerbukan alami, akan tetapi untuk meningkatkan keragaman genetik pemuliaan tanaman dilakukan hibridisasi atau penyerbukan buatan antar genotip yaitu proses menyilangkan secara langsung dua tetua yang memiliki sifat unggul tertentu guna memperbaiki potensi hasil dan kualitas tanaman.

Sistem penyerbukan tanaman dapat ditentukan dengan mempelajari struktur bunga, waktu masak putik atau benang sari, ada tidaknya sterilitas dan kompatibilitas antara putik dan benang sari. Berdasarkan strukturnya bunga dapat dikelompokkan menjadi:
• Bunga Lengkap : bunga yang memiliki 2 organ seks(benang sari & putik) dan 2 perhiasan bunga(klopak dan mahkota).
• Bunga Tidak Lengkap: bunga yang tidak memiliki 1 dari bagian keempat bagian bunga lengkap.
Sedangkan berdasarkan kelengkapan organ seksualnya, bunga dapat dikelompokkan menjadi:
• Bunga Sempurna: bunga yang memiliki organ seksual lengkap(benang sari dan putik), disebut juga bunga hermaprodit.
• Bunga Tidak Sempurna: bunga yang tidak memiliki salah satu dari organ seksual.

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap struktur bunga, diperoleh beberapa tipe bunga, antara lain sebagai berikut:

Tanaman yang memiliki bunga lengkap:

  •  Ubi jalar
  •   Kacang tanah
  •   Singkong karet
  •   Cabai
  •   Kembang sepatu
  •   Mangga
  •   Jambu biji
  •   Kakao
  •   Kapas

Tanaman yang memiliki bungan tidak lengkap:

  •   Padi
  •   Sorgum
  •   Pepaya betina

Tanaman yang memiliki bunga sempurna:

  •  Padi
  •   Ubi jalar
  •   Kacang tanah
  •   Singkong karet
  •   Cabai
  •   Kembang sepatu
  •   Mangga
  •   Jambu biji
  •   Kakao
  •   Kapas

Tanaman yang memiliki bunga tidak sempurna:

  •   Papaya betina

Tanaman yang secara alami menyerbuk sendiri:

  •  Padi
  •   Kacang tanah
  •   Sorgum
  •   Jambu biji
  •   Kapas
  •   Cabai

Proses penyerbukan tanaman tidak terlepas dari struktur bunga yang dimiliki. Ada tanaman yang memiliki bunga yang organ seksualnya sempurna yaitu, memiliki putik(sebagai organ kelamin betina) dan benang sari(sebagai organ kelamin jantan) dalam satu bunga. Namun, beberapa bunga hanya memiliki satu organ seksual yaitu, putik saja atau benang sari saja. Ada juga kelompok bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Bunga lengkapa adalah bunga yang memiiki 2 organ seksual(pistil dan stamen) dan 2 macam perhiasan bunga(kelopak dan mahkota) yang berfungsi untuk menarik perhatian serangga sehingga nantinya dapat membantu dalam proses penyerbukan. Pada praktikum kali ini pengamatan terhadap beberapa jenis bunga yaitu 5 komoditas bunga tanaman hortikultura dan 5 komoditas bunga tanaman pangan serta 2 komoditas tanaman perkebunan Dari pengamatan bunga tersbut mengasilkan berberapa data yang bias dibahas.

Padi adalah contoh jenis tanaman pangan yang memiliki struktur bunga tidak lengkap(tidak memiliki mahkota), bunga sempurna dan merupakan tipe bunga dengan penyerbukan sendiri karena bunga padi tidak membuka sehingga kecil kemungkinan untuk melakukukan penyerbukan silang. Padi memiliki 5 stamen, 1 pistil, patea, petal dan pedicel. Tanaman pangan lainya adalah ubi jalar yaitu memiliki sepal, 4 stamen, 1 pistil petal dan pedicel sehingga dapat dikatakan sebagai kelompok bunga lengkap dan sempurna. Tanaman ini melakukan penyerbukan silang. Tanaman pangan yang melakukan penyerbukan sendiri lainya adalah sorgum. Tanaman ini struktur bunganya hamper mirip dengan bunga padi yaitu tertutup.  Sorgum merupakan kelompok sempurna namun, masuk ke dalam bunga tidak lengkap karena tidak memiliki mahkota. Beda halnya dengan bunga kacang tanah yang masuk ke dalam bunga lengkap dan bunga sempurna. Tetapi tanaman ini juga melakukan penyerbukan sendiri karena bentuk bunganya tertutup. Berbeda dengan yang terjadi pada tanaman singkong karet yang melakukan penyebukan silang dalam proses reproduksinya, karena bentuk bunganya yang terbuka selain sebagai bunga lengkap dan sempurna.

Pada tanaman hortikultura, tanaman cabai dan jambu biji adalah tanam yang sama melakukan proses penyerbukan sendiri dalam proses reproduksinya walaupun kemungkinan penyerbukan terjadi dengan bantuan serangga atau pun angin, namun sebagian besar yang terjadi adlah proses penyerbukan sendiri bila di tinjau  dari bentuk bunga dan kompatibilitas antara putik dan benang sari pada bunga tersebut. Bunga cabai dan bunga jambu juga merupakan kelompok bunga lengkap dan bunga sempurna. Walaupun bunga kembang sepatu dan bunga mangga juga merupakan kelompok bunga sempurna dan bunga lengkap, namun kedua bunga tersebut tidak seperti bunga cabai dan bunga jambu biji yang melakukan penyerbukan sendiri. Tanaman kembang sepatu dan mangga cenderung melakukan proses penyerbukan silang atau cross pollination.

Kakau dan kapas adalah tanaman perkebunan yang sama-sama masuk dalam kelompok bunga lengkap dan kelompok bunga sempurna. Namun, tanaman ini berbeda dalam melakukan proses penyerbukannya. Kakau termasuk dalam tanaman dengan tipe penyerbukan silang. Sedangkan, kapas masuk ke dalam tipe penyerbukan sendiri.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 28, 2012 in Pemuliaan Tanaman

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: